Makhluk Kecil dan Dewa Hujan


Oleh Selfy Parkit

Aku sudah lama sekali hidup dan menetap di tempat ini. Selain nyaman, keadaan di tempat ini juga sepi, dan tiada satu pun makhluk raksasa yang menghuni. Sampai suatu ketika, datanglah makhluk raksasa pirang yang akhirnya menguasai wilayahku ini. Akhirnya, aku pun dipaksa mengungsi dan mencari tempat tinggal baru, karena makhluk raksasa itu telah menghancurkan rumahku, serta memisahkan aku dengan anak-anakku yang masih kecil. Saat itu aku tidak bisa menyelamatkan semua anak-anakku yang masih kecil, entah di mana keberadaan mereka, aku pun tidak mengetahuinya.

Ketika si raksasa memporakporandakan rumahku dengan menggunakan senjatanya, aku terpental jauh dan menempel di sebuah dahan. Aku menangis tersedu-sedu, namun si raksasa tentu saja tidak akan bisa mendengar suara tangisku, karena aku begitu kecil.

Makhluk yang kusebut raksasa ini memang mengerikan, mereka selalu saja merusak rumahku dan kaumku. Apakah mereka pikir rumah kami ini berbahaya? ataukah telah mengganggu kehidupan mereka? Mereka pikir kami mudah membuatnya! Padahal kaumku sama sekali tidak pernah mencari permusuhan dengan kaum mereka.

Continue reading

Mutiara di Dalam Lumpur


Oleh Selfy Parkit.

Water Lily flower, Brahmavihara Arama Singaraja-Bali -SelfyParkit

Water Lily flower, Brahmavihara Arama Singaraja-Bali -SelfyParkit

Seorang anak kecil yang sedang membawa sekantong penuh gelas-gelas plastik bekas air mineral mencari orang yang mau menukarkannya dengan selimut untuk adiknya di rumah. Anak kecil tersebut berjalan menelusuri jalan sambil meminta-minta tolong kepada orang-orang yang ditemuinya. Jika saat itu anda yang dimintai tolong, apakah anda akan memberikan selimut anda kepada anak kecil tersebut? Bagaimana jika kebetulan anda sedang di luar rumah dan tempat tinggal anda jauh, apakah anda tetap akan memberikan selimut anda kepadanya? Apa pun jawaban anda, saya rasa kita harus tetap belajar banyak dari ibu Supratiwi yang akhirnya mau menolong anak kecil tersebut dan memberikan selimutnya dengan tulus dan ikhlas. Rabu 19 January 2011, salah satu program televisi “Tolong” telah menayangkan peristiwa yang mengharukan tersebut. Ibu Supratiwi seorang pemulung bersama kakek angkatnya yang sedang melintasi jalan, tak sengaja bertemu dengan anak dari tim Tolong tersebut. Rumahnya yang jauh tak menjadi alasan baginya untuk tidak menolong, bahkan tak segan-segan pula ia menawari makan dan niat memberikan uang kepada anak tersebut. Continue reading

Apakah Musibah Atau Pembelajaran Berharga? “Tips dan Trik”


Artikel yang satu ini adalah kenangan lama yang pernah aku tulis berdasarkan pengalamanku beberapa tahun lalu. Sebelumnya artikel ini pernah aku terbitkan di alamat website lamaku yang saat ini sudah tidak aktif, dan juga menjadi salah satu tulisan di dalam sebuah buku “Be Kind, Be Mindful” yang ditulis oleh seorang teman Willy Yanto Wijaya, dan diterbitkan oleh Ehipassiko Foundation. Mengingat isinya yang bermanfaat dan menginspiratif, kemudian aku berinisiatif untuk menerbitkannya kembali ke dalam blogku, dengan harapan tulisan ini dapat membantu para pembaca dalam mengarungi kehidupannya. Berikut ini adalah pengalaman hidupku yang kuberi judul:

Apakah Musibah Atau Pembelajaran Berharga?

oleh Selfy Parkit

Tanggal 9 Juni 2011, kemarin adalah hari yang cukup melelahkan, ujian anak sekolah sudah berlangsung selama 2 hari, dan sudah 2 hari pula aku harus pulang larut malam. Kemarin anak les-anku harus belajar 3 mata pelajaran untuk ujian esok harinya, otomatis semakin larut malam pulalah jadinya. Belum lagi jika terkena macet di daerah pabrik, namun untungnya aktivitas kendaraan pada waktu itu tidak terlalu padat.

Pulang ke rumah melepas lelah rasanya ingin cepat-cepat mandi kemudian langsung tidur. Maka bergegaslah aku memasak air untuk mandi. Maklum mamaku sering sekali mengingatkanku untuk mandi air hangat pada malam hari, “Agar tidak kena penyakit rematik.” begitu menurut mamaku. Menunggu air matang tidak ada salahnya menonton TV sebentar bersama adik perempuanku yang saat itu baru saja selesai latihan olah raga Tari Naga (Dragron Dance). Continue reading

Kekuatan Cinta Adut


Hi, bloggers pembaca setia cerita-ceritaku, kali ini aku akan mem-reposting tulisanku yang dulu pernah di posting di Websiteku yang lama www.happymorningsun.com yang sekarang sudah tidak aktif lagi. Tulisan ini adalah hasil karyaku yang kutulis pada tahun 2009 guna mengikuti lomba menulis sinopsis BFBA oleh LA Light. Aku segaja tidak melakukan banyak perombakan guna mempertahankan keaslian skillku di tahun 2009, namun ada sedikit perubahan kata dan cerita agar lebih mendramatisir dan lebih masuk akal. hehehe… Selamat membaca!

Short synopsis By Selfy Parkit

Lisa dan Willy adalah pasangan muda yang sudah lama bertunangan dan akan segera menikah. Namun, rencana pernikahan mereka harus kandas lantaran Willy meninggal, seminggu sebelum hari pernikahannya. Willy yang semasa hidupnya teramat menyukai dan melekat terhadap binatang perliharaannya, ternyata terlahir kembali sebagai seekor anak anjing peliharaan Ibu Grambel, yaitu seorang janda tua yang hidup sendiri dan bertempat tinggal di sebelah rumah Lisa.

Sementara tunangannya menjalani hidupnya sebagai seekor anjing, Lisa sang penulis novel akhirnya menerima tawaran bosnya untuk mengambil cuti dalam beberapa minggu guna menenangkan dirinya. Selama liburannya di rumah, Lisa menjadi lebih mengenal dekat para tetangganya. Satu hal yang membuatnya terhibur adalah seekor anak anjing Ibu Grambel yang baru saja dilahirkan yang tak lain adalah kelahiran kembali dari tunangannya itu.

Continue reading

Mentari Pagi


“Mentari Pagi” (365 Dharma Pencerah Hati) oleh Penerbit Ehipassiko!

Spesifikasi Buku:

Judul: Mentari Pagi

Penulis: Selfy Parkit

Penyunting: Vina Swarnadhita

Handaka Vijjànanda

Penata Letak dan Sampul: Vidi Yulius

Penerbit: Ehipassiko

Print

Cover Book

Ukuran dan ketebalan buku: ± 14 x 20 cm, 106 halaman

Aktivitas setiap orang dimulai ketika mereka bangun tidur, dan biasanya pada pagi hari. Isi buku ini mengajak kita untuk merenung sejenak dan memulai keseharian dengan awal yang cerah serta menemukan kebahagiaan di dalam diri sendiri.

365 rangkaian kata inspiratif dalam buku ini merupakan hasil pengalaman penulis sehari‐hari dalam mengarungi suka‐duka kehidupan yang dituangkan melalui kalimat singkat dan disusun rapih.

Seperti mentari pagi yang mencerahkan dan menghangatkan alam seisinya, begitulah seyogianya kita memulai aktivitas dengan memberi kecerahan dan kehangatan bagi setiap makhluk di sekitar kita.

****

Buku ini bisa didapatkan dengan berdana, namun dikarenakan stok sudah habis, maka untuk pencetakan ulang silakan SMS ke 085888503388 atau e-mail ke ehipassikofoundation@gmail.com

Batagor


by Selfy Parkit

Batagor-Bandung

Apakah anda tahu nama makanan yang satu ini? Namanya Batagor alias Bakso Tahu Goreng. Makannya dengan disiram bumbu saus kacang di atasnya, rasanya hmmm… Kriuk-kriuk renyah. Bagi masyarakat Sunda makanan tersebut tentunya sudah tidak asing lagi. Ya Batagor aslinya berasal dari masyarakat Sunda, tepatnya ditemukan pada tahun 1980an di kota Bandung. Banyak sekali jenis Batagor yang terkenal di kota Bandung, namun saat ini sudah banyak disesuaikan ke dalam resep cita rasa masyarakat sunda. Tetapi kita tidak akan berbicara lebih jauh lagi mengenai Batagor, apalagi mengupasnya secara detail dan mendalam. Melainkan ada satu kisah kehidupan yang berhubungan dengan Batagor yang mungkin saja dapat membuat anda menyadari bahwa betapa anda terkadang terlalu sibuk terhadap diri sendiri dan tidak memperdulikan orang lain? Seberapa besarkah anda memperdulikan diri anda dibanding anda memperdulikan orang lain? Terlebih lagi orang tua anda? Semoga cerita di bawah ini mampu membuka pintu hati anda saat ini. Continue reading

Monday!!! Oh No…


By. Selfy Parkit

monday
Sabtu… Minggu… Senin… Arghh…. Mengapa harus ada hari Senin setelah hari Minggu??? Hari pertama masuk sekolah, dan hari paling malas setelah liburan akhir pekan. Hari yang sungguh-sungguh tak pernah kutunggu dalam seminggu. Lalu mengapa juga di hari yang paling menyebalkan ini harus ada pelajaran bahasa Inggris yang pelajarannya agak ngejelimet (sulit). Ditambah lagi mengapa harus Miss Yayuk yang mengajar??? Tugas… tugas… tugas… pasti tugas…. Memang guru muda yang satu itu tidak pernah jauh dari tugas. Aku malas mengerjakan semua tugas yang diberikannya. Apalagi jika tugas yang kukerjakan salah, tidak segan-segan deh si bu guru berkaca mata tebal itu akan menambahkan tugasku lagi. Hu… hu… benci… benci… kesalll…. Mengapa di hari yang malas, terdapat pelajaran yang ngejelimet, ditambah seorang guru yang menyebalkan… arrghh…. Continue reading