Ketulusan


Saat kita mencintai seseorang, hal yang tersirat di dalam pikiran kita adalah ingin membahagiakan pasangan kita. Mungkin hal ini mudah saja dilakukan jika hubungan kita dengan pasangan kita sedang baik-baik saja. Namun, satu saat jika katakanlah ada pihak ketiga yang datang mengusik hubungan kita dengan pasangan kita, akankah pikiran baik itu terus berlajut. Jangankan ingin membahagiakan satu sama lain, yang ada malah merasa curiga dan cemburu. Saat itu terjadi, tentunya pertengkaran pun rentan bermunculan. Sama halnya dengan pasangan suami istri tetangga saya yang sudah tidak lagi berkomunikasi selama empat tahun terakhir pernikahannya, karena masing-masing sudah tidak saling percaya lagi.

Ke manakah sesungguhnya komitmen awal mereka untuk saling mencintai? Tentunya masalah ini sering menjadi penyebab rentannya sebuah hubungan, baik bagi orang yang masih berpacaran ataupun yang sudah menikah.

Pelajaran: Untuk mempertahankan sebuah hubungan dibutuhkan ketulusan. #

Komunikasi


Rasanya tak menyangka kalau suatu saat di dalam kehidupan kita yang tenang dan biasa, tahu-tahu kedatangan berita kalau ternyata kita memiliki saudara tiri di luar sana, yang kita sendiri belum pernah mengenal ataupun bertemu dengannya. Reaksi pertama kali yang mungkin terjadi adalah kaget dan tak percaya kalau hal itu bisa saja terjadi.

Anehnya walaupun saudara tiri/sekandung, karena lama tidak pernah bertemu, maka otomatis seperti orang asing yang baru saja kenal dan merasa tidak akrab. Di balik itu semua status/label menjadi tidak penting lagi rupanya. Bayangkan saja, dengan orang lain yang  bukan saudara sendiri kita malah bisa lebih akrab melebihi saudara sekandung. Tetapi hubungan kita dengan saudara sendiri, Jangankan akrab, kita mungkin malah sering berantem. Memang setiap keakraban suatu hubungan didasari oleh komunikasi yang baik. Tanpa adanya komunikasi yang baik, sering bertemu pun menjadi tak berarti lagi.

Pesan : Komunikasi yang baik dasar keharmonisan hubungan.

*Diterbitkan di Buletin Vimala Dharma (BVD) Bandung, Edisi Juni 2009