MAKE UP YOUR MIND


By U’un Arifien (Kwee Ping Oen)

img_6196

Make up Your Mind @selfyparkitHappyLife

In this life we are obliged to choose every single time we have to decide on what we focus on, think about what and how we do things. But somehow we are accustomed to doing things based on patterns of behavior. We jump right to conclusion and react based on what our feelings are and thinking of our repeated thoughts, which are more satisfying to feel. All of us eventually must feel anxiety and because of that we hurriedly take the decision with the same old patterns as usual.

The obstacle in making a right decision is that we are afraid to make mistakes, which prevent us moving forward and make us always think that we “cannot do it”.

We often forget that our life is the result of the verdicts that we took in our past time.

To make a good decision we should not think too fast. We have to slow down a bit and think about everybit of choice that could achieve a better resolution. By doing that we could see and ask ourselves “what is actually going on?” “Why is it happening to me?” From that moment it could make us realize the need to slow down a bit and think it over in detail. Continue reading

Advertisements

KEBERANIAN MENTAL


Oleh U’un Arifien (Kwee Ping Oen)

mmexport1450094279416

Keberanian Mental @SelfyparkitHappylife

Orang yang tidak waspada dalam kehidupan ini sering tergelincir pada keadaan:
– Ketidaksenangan dalam samaran kesenangan.
– Tidak ada cinta dalam samaran cinta.
– Penderitaan dalam samaran kebahagiaan.

Kalau kita sedang menderita atau stres karena urusan dengan kesehatan, dengan pasangan, dengan keuangan, atau dengan apa saja,  kita harus berani mengakui kenyataan hidup itu. Memang hal itu tidak mudah, harus ada keberanian mental untuk mengakui kenyataan yang ada.

Selera dan ekspektasi kita dalam hidup ini adalah ingin bahagia, ingin sehat, ekonomi longgar, suami atau istri pengertian. Tetapi kenyataanya tidak selalu sama dengan selera kita. Karena itu biar pun berat dan pahit, kita harus mau menerima kenyataan yang ada, maka dengan begitu kita akan mempunyai sikap bijaksana.

Sebaliknya kalau kita tidak mau dan takut melihat kenyataan itu atau pura-pura tidak ada masalah, tidak punya uang berlagak kaya, keluarga ada kasus pura-pura keluarga hamonis, itu semua adalah sifat kekanak-kanakan dan akhirnya kita akan terpicu mengambil langkah-langkah yang tidak bijaksana. Continue reading

Mengambil Keputusan


By U’un Arifien (Kwee Ping Oen)

img_6196

“Mengambil Keputusan” @selfyparkit.wordpress.com


Di dalam kehidupan ini kita harus selalu memilih, setiap saat di sepanjang hari kita harus
memutuskan akan memusatkan perhatian kepada apa, harus memikirkan apa dan harus melakukan apa. Tetapi sering kali kita mengikuti pola perilaku

yang otomatis, kita langsung menyimpulkan, atau langsung bereaksi sesuai kata hati dan memikirkan pikiran yang berulang yang dirasakan lebih memuaskan. Kita semua pasti sudah pernah merasa bimbang dengan perasaan tidak nyaman, untuk menghindari ketidaknyamanan itu maka sering kali kita cepat bereaksi dan mengambil keputusan yang lagi-lagi dengan pola lama,

Hambatan lain dalam mengambil keputusan yang baik itu adalah kita kadang-kadang takut salah, akhirnya kita jalan ditempat, tidak maju-maju, alih-alih menciptakan peluang, pasti tidak bisa.

Kita sering lupa bahwa hidup kita selama ini adalah hasil dari keputusan-keputusan yang sudah kita ambil sebelumnya.

img_0066Untuk mengambil keputusan yang lebih baik kita tidak boleh terburu-buru, kita seharusnya menunda sebentar untuk mundur, untuk memikirkan situasi secara rinci dan semua pilihan yang ada. Dengan mundur sejenak biasanya kita lebih bisa melihat peluang untuk bertanya “Apa yang sebenarnya terjadi sekarang ini?”, “Mengapa ini jadi masalah saya?” Dari sana dapat membantu kita untuk menyadari untuk berhenti sejenak, untuk berpikir ulang. Continue reading