Kelahiran dari Pohon Beringin (Menghormati yang Lebih Tua)


brown-oak-tree-hiPada suatu ketika, terdapatlah pohon beringin besar di bawah pegunungan Himalaya yang besar. Di dekat pohon ini tinggallah tiga sahabat baik. Mereka adalah seekor burung puyuh, monyet dan gajah. Mereka bertiga sangatlah pandai. Kadangkala ketiga sahabat ini menemukan ketidaksepakatan. Ketika hal ini terjadi, mereka tidak mempertimbangkan pendapat dari salah satu di antara mereka yang lebih berharga. Tidak peduli seberapa banyak pengalaman yang telah dimiliki, pendapat dia diperlakukan sama seperti yang lainnya. Sehingga mereka membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan suatu kata sepakat. Setiap kali hal ini terjadi, mereka harus memulai kembali dari awal untuk menemukan jalan keluar.

Beberapa waktu kemudian mereka menyadari bahwa akan menghemat waktu dan mempererat tali persaudaraan mereka, jika ketidaksepakatan itu diselesaikan dengan cepat. Mereka memutuskan bahwa akan sangat membantu jika mereka mempertimbangkan dulu pendapat yang paling berharga. Kemudian, Continue reading

Advertisements

Komunikasi


Rasanya tak menyangka kalau suatu saat di dalam kehidupan kita yang tenang dan biasa, tahu-tahu kedatangan berita kalau ternyata kita memiliki saudara tiri di luar sana, yang kita sendiri belum pernah mengenal ataupun bertemu dengannya. Reaksi pertama kali yang mungkin terjadi adalah kaget dan tak percaya kalau hal itu bisa saja terjadi.

Anehnya walaupun saudara tiri/sekandung, karena lama tidak pernah bertemu, maka otomatis seperti orang asing yang baru saja kenal dan merasa tidak akrab. Di balik itu semua status/label menjadi tidak penting lagi rupanya. Bayangkan saja, dengan orang lain yang  bukan saudara sendiri kita malah bisa lebih akrab melebihi saudara sekandung. Tetapi hubungan kita dengan saudara sendiri, Jangankan akrab, kita mungkin malah sering berantem. Memang setiap keakraban suatu hubungan didasari oleh komunikasi yang baik. Tanpa adanya komunikasi yang baik, sering bertemu pun menjadi tak berarti lagi.

Pesan : Komunikasi yang baik dasar keharmonisan hubungan.

*Diterbitkan di Buletin Vimala Dharma (BVD) Bandung, Edisi Juni 2009