Kekuatan Cinta Adut


Hi, bloggers pembaca setia cerita-ceritaku, kali ini aku akan mem-reposting tulisanku yang dulu pernah di posting di Websiteku yang lama www.happymorningsun.com yang sekarang sudah tidak aktif lagi. Tulisan ini adalah hasil karyaku yang kutulis pada tahun 2009 guna mengikuti lomba menulis sinopsis BFBA oleh LA Light. Aku segaja tidak melakukan banyak perombakan guna mempertahankan keaslian skillku di tahun 2009, namun ada sedikit perubahan kata dan cerita agar lebih mendramatisir dan lebih masuk akal. hehehe… Selamat membaca!

Short synopsis By Selfy Parkit

Lisa dan Willy adalah pasangan muda yang sudah lama bertunangan dan akan segera menikah. Namun, rencana pernikahan mereka harus kandas lantaran Willy meninggal, seminggu sebelum hari pernikahannya. Willy yang semasa hidupnya teramat menyukai dan melekat terhadap binatang perliharaannya, ternyata terlahir kembali sebagai seekor anak anjing peliharaan Ibu Grambel, yaitu seorang janda tua yang hidup sendiri dan bertempat tinggal di sebelah rumah Lisa.

Sementara tunangannya menjalani hidupnya sebagai seekor anjing, Lisa sang penulis novel akhirnya menerima tawaran bosnya untuk mengambil cuti dalam beberapa minggu guna menenangkan dirinya. Selama liburannya di rumah, Lisa menjadi lebih mengenal dekat para tetangganya. Satu hal yang membuatnya terhibur adalah seekor anak anjing Ibu Grambel yang baru saja dilahirkan yang tak lain adalah kelahiran kembali dari tunangannya itu.

Akhirnya kekuatan cinta mereka menyatukan mereka kembali, walaupun dalam wujud yang berbeda. Lisa yang sebelumnya tidak menyukai seekor anjing, ternyata telah jatuh hati dengan makhluk lucu yang selalu menyapanya itu. Ia pun kemudian meminta ibu Grambel untuk memberikan anak anjing itu kepadanya, dan memelihara serta merawat anak anjing itu dirumahnya. Peliharaannya itu diberi nama Adut, yang artinya ‘Anjing Gendut’.

Selama tinggal bersama Adut, banyak kejadian aneh yang selalu mengingatkan Lisa tentang tunangannya. Perihal prilaku Adut yang sepertinya tahu banyak tentang kebiasaan dan kesukaan Lisa. Keanehan prilaku anjingnya itu semakin menjadi, ketika Victor sahabatnya semasa kuliah muncul dan mulai berusaha mendekati Lisa. Apa pun yang dilakukan Victor demi merebut hati Lisa sepertinya tidak disukai Adut. Adut pun selalu uring-uringan jika Victor datang menemui Lisa di rumahnya ataupun mengajaknya pergi untuk makan malam bersama.

Kelakuan Adut terhadap Victor semakin lama membuat Lisa kepusingan. Sampai suatu ketika Lisa sempat berniat membuang dan menelantarkan Adut, karena perbuatannya yang dengan sengaja menggigit tangan Victor, ketika Victor berusaha mencium Lisa. Namun, sekali lagi karena didasari oleh kekuatan cinta, Lisa pun tidak tega dan mengurungkan niatnya untuk membuang Anjing peliharaannya itu.

Bulan demi bulan berlalu, Adut pun bertambah tinggi dan besar, namun ketidaksukaannya terhadap Victor masih saja berlanjut. Terlebih lagi ketika mengetahui niat Victor untuk melamar Lisa, membuat Adut semakin gerang dan memaksa Lisa untuk memasukannya ke dalam kurungan atau pun memilih bertemu Victor di luar rumahnya. Walaupun begitu Lisa tidak ingin menelantarkan Adut, karena di dalam hatinya Adut bukanlah hanya sekedar seekor anjing, melainkan penyelamat hidupnya, makhluk yang menemaninya dari momen kesedihan atas kehilangan orang yang dicintainya.

Lisa yang walaupun masih dibayang-bayangi oleh sosok mantan tunangannya, lama kelamaan hatinya pun mencair berkat rayuan kata-kata manis Victor. Keputusan Lisa untuk menerima lamaran Victor membuat Adut jadi sakit-sakitan, anjing itu pun menjadi pendiam dan tak lagi memusingkan kehadiran Victor di rumahnya. Adut yang sepertinya telah kehilangan gairah hidup dan hanya bisa tidur terdiam di dalam kandangnya, seakan-akan merelakan dan mengerti perasaan majikannya.

Waktu pun berlalu, dan hari pertunangan akhirnya tiba. Di akhir pesta pertunangan Victor mabuk berat dan secara tidak sadar mengucapkan sesuatu perihal kematian Willy yang juga sahabatnya semasa kuliah. Dengan sembarangan, Victor menceritakan rasa cintanya yang lama ia simpan terhadap Lisa, dan rasa sakit hatinya kepada Willy ketika datang ke rumahnya untuk mengantarkan undangan pernikahannya dengan Lisa, pada hari ketika Willy mengalami kecelakaan dan meninggal di tempat. Sambil gembira dan tertawa lebar, Victor dengan bodohnya mengatakan rahasia yang seharusnya ia simpan rapih. Sebuah rahasia besar, di saat ia telah mencapurkan obat tidur pada minuman yang disuguhkannya kepada Willy dan karena itulah Willy mengalami kecelakaan dan meninggal seketika.

Mendengar hal itu Lisa menjadi garang, dipertanyakanlah kebenaran dari ucapan yang telah dilontarkan oleh calon suaminya itu, dan Victor pun mengakuinya. Lisa menangis sejadinya dan mengatakan kepada Victor kalau dia akan membatalkan pernikahannya. Victor yang tidak menerima keputusan itu tiba-tiba saya menarik tangan Lisa dan berusaha memperkosanya. Lisa sekuat tenaga mempertahankan kehormatannya, apa pun ia lakukan sampai akhirnya ia berhasil lari keluar dari rumahnya, lalu tiba-tiba saja satu buah mobil melintas dan akan menabrak Lisa. Namun, saat itu ternyata Adut telah bebas dari kandangnya dan berhasil menyelamatkan Lisa.

Lisa tergelincir dan kepalanya membentur aspal, kemudian ia pingsan dan tidak mengetahui kalau anjingnya itu telah mati menyelamatkannya. Si pengemudi pun memberhentikan mobilnya dan membawa Lisa ke rumah sakit. Victor yang melihat kejadian tersebut berpikir kalau Lisa benar-benar tertabrak mobil, ia pun merasa bersalah dan amat kehilangan orang yang dicintainya. Akhirnya pada keesokan paginya Victor pun menyerahkan dirinya kepada pihak berwajib dan mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Sementara itu, di alam lain yang penuh dengan kabut, sesosok makhluk yang sedang dipertanyakan nasibnya diberikan imbalan oleh karena perbuatan baik yang dilakukan. Adut, anjing Lisa yang merupakan tumimbal lahir dari tunangannya itu diberi kesempatan untuk menemui Lisa di alam bawah sadarnya, dan memberitahukan atas semua yang telah terjadi. Dengan mengucapkan selamat tinggal dan mendoakan semoga selalu bahagia, sosok Willy pun lenyap bersamaan dengan cahaya yang membuka pelupuk mata Lisa. Setelah sadar dari pingsan Lisa pun mengucapkan kata perpisahan kepada tunangannya, kelopak matanya menitikan air mata, namun bibirnya tersenyum bahagia. “Selamat jalan sayangku”

mmexport1394420348920

Nanjing-China 2013

Short Synopsis April, 2009 For LA Light Indie Movie, BFBA

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s