Bunuh Diri dengan Tenang (Committing Sucide in Peace)


Sepi…

Menyendiri…
Perasaan ini sulit dilukiskan…
Kosong, hampa, tanpa rasa…
Sedikit pun tak ada cahaya kehidupan… Ingin rasanya kuakhiri saja…
Benar-benar memadamkannya… Mengakhiri semua selama-lamanya…
Ah.. Ha.. Kuambil saja racun tikus rasa strawberry yg ada di lemariku… Atau pisau pemotong daging milik orang tuaku… Tapi… Apakah lebih nyaman kalau leher ini berkalungkan tali saja???

Ah… Tidak ah… Nanti lidahku malah akan nongol keluar.
Bagaimana kalau aku terjun bebas saja dari lantai 16, Mall dekat rumahku!! Atau menabrakan diri ke mobil?? atau kereta api juga boleh… Hmm… Ku rasa ini ide yang buruk, aku tak suka kalau nanti tubuhku ini berantakan…

A..ha… Bagaimana kalau terjun bebas dari jembatan ke kali yang dalam dan arusnya kencang???

Wow sudah pasti aku akan tenggelam, karena aku memang tidak bisa berenang. Tapi… Bagaimana kalau tubuhku tidak bisa ditemukan dan lenyap dimakan ikan-ikan!?
Hmm… Tidak… Tidak… Ide itu kurang bagus.
Wah bagaimana kalau aku memuaskan nafsu keinginanku dulu, baru kemudian memikirkan lagi bagaimana caranya. Wah seru juga kalau tiba-tiba ku terima saja semua orang yang menyatakan cintanya kepadaku… Hahaha….
Lalu akan kuhabiskan waktuku bersama mereka, berbuat apa pun yang ku mau.
Ku buat mereka merindukanku. Kemudian mencampakannya, seperti apa yang mungkin pernah mereka perbuat kepada orang lain….  Setelah itu aku ingin menghabiskan uangku dan semua hartaku yang tersisa…. Berkeliling dunia dan menghambur-hamburkannya… Ah..ha…. Bisa jadi aku juga akan mencoba semua yang belum pernah aku lakukan selama masa hidupku…
Bagaimana rasanya ‘ON’ dengan obat-obatan dan benda-benda tertentu…. Bagaimana rasanya melakukan seks bebas….
Bagaimana melakukan hal yg terlarang….
Wow keren… Tapi dengan begitu bukan saja tubuhku yang rusak, namaku juga akan terancam tercemar….
Lalu setiap orang yang mengenalku akan mencaci makiku…
Mereka Hanya akan Membicarakan semua kejelekanku saja, dan pada akhirnya aku akan selalu dijadikan contoh yang tidak baik selama berabad-abad kehidupan…. Hu.hu.hu.hu….
Tidak.. Tidak.. Tidak… Aku tidak ingin pergi dengan percuma dan dikenang sebagai orang yang tidak baik.
Hmm… Bagaimana kalau aku mulai dengan mengajak mereka semua yang mencintai dan menginginkanku berkencan pada waktu yang bersamaan, lalu mengatakan kalau aku pun mencintai mereka dan ingin mereka semua bahagia. Tetapi karena aku akan pergi, kuanjurkan mereka untuk mencari saja pasangan lain yg mencintai mereka…. He.he.he…
Bagaimana kalau aku menghabiskan saja uang dan semua hartaku untuk orang yang membutuhkan….
Seperti panti asuhan, mereka yang terlantar dan tak punya rumah….
Pastinya mereka semua akan senang dan bahagia….
Hmm… Bagaimana kalau aku juga datang mengunjungi Rumah Sakit-Rumah Sakit terdekat. Memberikan bantuan biaya pengobatan untuk pasien-pasien yang tidak mampu. Lalu menghibur mereka yang sakit dan memberi semangat agar mereka lekas sembuh….
Oo…ouw apa yang aku lakukan???
Apa aku gila! Bagaimana bisa orang yang ingin mati malah datang menghibur orang lain dan memberikan semangat untuk tetap bertahan hidup?!?! Aku lupa kalau di luar sana banyak orang-orang yang tidak punya atas apa yang aku punya….
Hal ini dan cara ini bukan saja membuatku mati dengan nama baik, tetapi juga membuatku mengurungkan niat untuk tidak mematikan diriku…. Mengingat mereka yang akan mati ingin tetap hidup dan memiliki semangat untuk tetap hidup dan melanjutkan hidup…..

Didedikasikan untuk mereka yang kesepian dan ingin segera mati. ^_^ By. SELFY parkit.

3 thoughts on “Bunuh Diri dengan Tenang (Committing Sucide in Peace)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s